SULUTNETWORK.COM – Geliat olahraga bulutangkis di Kota Kotamobagu bakal kembali memanas. Kejuaraan Bulutangkis Open Turnamen Wali Kota Cup I Kota Kotamobagu siap digelar pada 19 hingga 24 Oktober 2026.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ajang bergengsi ini terbuka bagi pebulutangkis dari berbagai kelompok usia, mulai dari kategori usia dini hingga kelompok umum. Selain menjadi arena unjuk kemampuan, para peserta juga akan bersaing memperebutkan hadiah uang tunai jutaan rupiah serta trofi yang disiapkan panitia.

Persaingan dipastikan berlangsung menarik karena panitia membuka sembilan kategori pertandingan. Kategori tersebut mencakup nomor tunggal kelompok usia pembinaan hingga nomor ganda umum.

Sembilan kategori yang dipertandingkan yakni Tunggal Pra Usia Dini, Tunggal Usia Dini, Tunggal Anak, Tunggal Pemula, Tunggal Remaja, Ganda Putra Umum Open BMR, Ganda Putra Umum A+B Lokal BMR, Ganda Putra C+C Lokal BMR, serta Ganda Putri C+C Lokal Kotamobagu.

Seluruh pertandingan akan dipusatkan di GOR Korpri eks Kantor Bupati Bolmong. Arena ini nantinya menjadi pusat persaingan para peserta sekaligus lokasi utama seluruh rangkaian kegiatan turnamen.

Bagi pebulutangkis yang ingin ambil bagian, kesempatan untuk mendaftar masih terbuka. Panitia menetapkan batas akhir pendaftaran pada 17 Oktober 2026, atau dua hari sebelum pertandingan resmi dimulai.

Pendaftaran dapat dilakukan melalui Sistem Informasi (SI) PBSI maupun secara manual. Sementara biaya pendaftaran disesuaikan dengan kategori pertandingan yang dipilih, yakni berkisar antara Rp100 ribu hingga Rp300 ribu.

Panitia mengajak para atlet, klub, maupun pebulutangkis dari berbagai kelompok usia untuk segera memanfaatkan kesempatan tersebut dan mengamankan tempat sebelum pendaftaran ditutup.

Tak sekadar mengejar kemenangan, kehadiran kategori usia dini hingga remaja membuat Wali Kota Cup I memiliki misi yang lebih luas. Turnamen ini diharapkan menjadi salah satu sarana pembinaan atlet muda sekaligus membuka jalan bagi lahirnya bibit-bibit pebulutangkis potensial dari Bolaang Mongondow Raya dan wilayah sekitarnya.

Di sisi lain, perebutan hadiah uang tunai dan trofi dipastikan menjadi daya tarik tambahan yang membuat persaingan di setiap kategori semakin sengit.

Kejuaraan Wali Kota Cup I juga diharapkan mampu menjadi momentum untuk menghidupkan kembali gairah bulutangkis di Kotamobagu, sekaligus mempererat hubungan antara atlet, klub, komunitas, dan para insan olahraga.

Dengan semangat kompetisi yang sportif dan kompetitif, turnamen ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menciptakan pengalaman bertanding berharga bagi para peserta dan menjadi bagian dari perjalanan pembinaan bulutangkis di Kotamobagu dan Bolaang Mongondow Raya.*** (Reza)