SULUTNETWORK.COM — Ribuan pelari memeriahkan ajang Amartha 10X Run yang digelar di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Minggu, 6 September 2026.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka setelah Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir melakukan flag off di Plaza Parkir Timur GBK.
Peserta mengikuti dua nomor lomba yang disiapkan penyelenggara, yakni Half Marathon dan 10K. Antusiasme terlihat sejak awal kegiatan ketika para pelari bersiap di garis start sebelum memulai rute masing-masing.
Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu, panitia memberikan pengarahan kepada peserta mengenai ketentuan dan pelaksanaan perlombaan sebelum bendera start dikibarkan.
Erick Thohir mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, semakin banyak kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat akan memberikan dampak positif terhadap budaya hidup sehat di Indonesia.
Ia menilai olahraga tidak seharusnya dipandang sekadar sebagai pengeluaran, melainkan sebagai bentuk investasi jangka panjang. Aktivitas olahraga, kata Erick, dapat memberikan manfaat bagi kesehatan sekaligus menghasilkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
“Artinya, makin banyak kegiatan lari, semakin bagus. Ini adalah investasi kesehatan. Jadi, olahraga bukan biaya, tetapi olahraga adalah investasi,” ujar Erick.
Menpora menjelaskan, manfaat investasi di bidang olahraga setidaknya dapat dilihat dari tiga sisi. Pertama, olahraga berperan dalam membangun karakter masyarakat yang disiplin, rajin, dan memiliki semangat kerja keras.
Kedua, kegiatan olahraga mendorong masyarakat untuk menjaga kondisi fisik sehingga kualitas kesehatan dapat meningkat. Sementara aspek ketiga berkaitan dengan sektor ekonomi yang ikut bergerak ketika sebuah kegiatan olahraga digelar.
Menurut Erick, penyelenggaraan event lari turut memberikan manfaat bagi berbagai sektor pendukung. Peserta membutuhkan makanan dan minuman, menggunakan transportasi, hingga memanfaatkan akomodasi selama berada di lokasi kegiatan.
“Yang lari ini makan, minum, ada yang menginap di hotel, dan lain-lain. Jadi kita dukung untuk aspek tersebut,” jelasnya.
Erick juga mengingatkan agar semangat berolahraga berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Para peserta maupun pihak penyelenggara diminta menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Ia berharap event olahraga seperti Amartha 10X Run dapat terus berkembang dan mendorong semakin banyak masyarakat untuk aktif bergerak. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat, budaya olahraga di Indonesia diharapkan semakin kuat.
“Berlari, sehat, dan tetap jaga kebersihan,” pungkas Erick.*** (Reza)




