SULUTNETWORK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow secara resmi menyiagakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terpadu untuk mengawasi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di lima Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) selama akhir pekan, 5-6 September 2026.
Penugasan lintas instansi ini merupakan langkah konkret Bupati Yusra Alhabsyi guna memastikan ketersediaan energi, menertibkan antrean, dan menindak tegas praktik penyelewengan di lapangan.
Berdasarkan instruksi, tim pemantau yang terdiri dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, hingga aparat desa diwajibkan mengawasi kelancaran suplai, sementara unsur aparat (Satpol PP dan Dinas Perhubungan) bersiaga penuh menjaga keamanan operasional.
Sesuai dengan kebijakan penyampaian informasi publik untuk menghindari polemik panic buying, berikut adalah pembaruan status operasional (Tersedia/Kosong) dan kondisi antrean di lima SPBU pada Sabtu, 5 Seltember 2026.
SPBU Kosio: Pelayanan terpantau normal dan kembali kondusif pada siang hari. Kendaraan yang mengantre (sekitar 20 mobil bensin dan 12 mobil diesel) dapat terlayani dengan baik. Ketersediaan BBM jenis Pertalite dan Solar dipastikan Tersedia.
SPBU Komangaan: Beroperasi sejak pukul 07.00 WITA dengan tiga nosel aktif. Antrean roda empat memanjang hingga kurang lebih 150 meter, sementara roda dua sekitar 15 meter di dalam area SPBU. Kondisi terpantau tertib dan lancar. Pertalite Tersedia, Pertamax Kosong, dan Dexlite belum dapat dilayani akibat kerusakan alat nosel.
SPBU Tadoy I: Pelayanan dibuka pada pukul 08.15 WITA. Stok Pertalite dipastikan Tersedia. Sementara BBM jenis Solar dan Pertamax saat ini Kosong. Pengawasan diperketat langsung oleh jajaran pemerintah kecamatan dan desa setempat.
SPBU Poigar: Mulai melayani sejak pukul 06.00 WITA. Antrean terpantau lancar tanpa penumpukan panjang. Pertalite, Pertamax, dan Dexlite Tersedia. Khusus Solar saat ini Kosong dan sedang menunggu jadwal pengiriman pada malam hari.
SPBU Lolak: Sempat mengalami penundaan operasi akibat pemadaman listrik dan baru dibuka pada pukul 09.10 WITA. Hal ini memicu antrean panjang, khususnya kendaraan yang telah menunggu pengisian Solar sejak kemarin. Seluruh nosel telah dibuka untuk mempercepat urai antrean. Seluruh jenis BBM (Pertalite, Pertamax, Dexlite, dan Solar) berstatus Tersedia. Pemkab juga tengah mengevaluasi distribusi surat rekomendasi pengisian Solar dari berbagai instansi agar tidak hanya menumpuk di SPBU Lolak yang stok solarnya terbatas.
WITA TPID bersama Tim Resmob Polres Bolmong berhasil menindak satu unit kendaraan Kijang Pickup yang kedapatan melakukan pengisian Pertalite berulang kali.
Petugas menemukan barang bukti berupa corong dan selang rakitan di dalam kendaraan, serta bukti rekam jejak aktivitas penimbunan (tap) di lokasi lain. Aparat penegak hukum telah memberikan peringatan keras dan akan langsung memproses secara hukum apabila oknum tersebut kembali mengulangi perbuatannya.*** (Reza)




