SULUTNETWORK.COM – Mendengar nama Alas Roban, berbagai cerita mungkin langsung terlintas di benak masyarakat. Kawasan hutan yang berada di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, itu telah lama memiliki karakter dan kisah tersendiri.
Namun, di balik cerita yang berkembang, Alas Roban juga menyimpan kekayaan budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Batang.
Batang kini terus tumbuh sebagai salah satu wilayah strategis di Jawa Tengah. Perkembangan tersebut antara lain ditandai dengan hadirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang dirancang untuk memberikan berbagai fasilitas dan kemudahan guna mendorong investasi serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Di tengah geliat pembangunan dan industrialisasi, Batang tetap memiliki kekayaan seni dan budaya yang tidak kalah penting. Warisan budaya tersebut menjadi bagian dari karakter daerah sekaligus ruang bagi masyarakat untuk menjaga cerita dan nilai-nilai lokal.
Semangat inilah yang kemudian diangkat melalui Sendratari Wanara Alas Roban 2026. Pertunjukan seni tersebut menghadirkan karakter dan kisah yang melekat pada Alas Roban ke atas panggung dengan kemasan yang lebih dekat dengan masyarakat masa kini.
Sendratari tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga menjadi medium untuk memperkenalkan kembali cerita lokal kepada generasi yang lebih luas. Melalui perpaduan gerak, musik, cerita, dan visual, kisah Alas Roban dikemas menjadi pertunjukan yang memiliki daya tarik tersendiri.
Bagi wisatawan yang tengah merencanakan perjalanan ke Batang, gelaran ini dapat menjadi kesempatan untuk menikmati pertunjukan seni sekaligus mengenal sisi lain daerah tersebut.
Alas Roban pun tidak hanya hadir sebagai sebuah kawasan yang memiliki banyak cerita, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan budaya yang terus dirawat dan diperkenalkan.
Sendratari Wanara Alas Roban 2026 pada akhirnya menjadi ruang pertemuan antara cerita masa lalu dan cara bercerita masa kini. Dari panggung seni inilah, identitas budaya Batang kembali dihidupkan dan diperkenalkan kepada masyarakat maupun wisatawan.*** (Reza)


