SULUTNETWORK.COM – Mengonsumsi buah dalam bentuk salad atau smoothie menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Namun, tidak semua jenis buah disebut ideal untuk dikonsumsi secara bersamaan.
Dokter ahli gizi dari Vietnam Institute of Applied Medicine, Toan Thi Ngoc Anh, mengatakan sejumlah kombinasi buah berpotensi menimbulkan gangguan pencernaan, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah banyak.
Menurut Anh, setiap jenis buah memiliki karakteristik dan kandungan yang berbeda sehingga proses pencernaannya juga dapat berlangsung dengan kecepatan yang tidak sama.
“Akibatnya, kombinasi buah tertentu bisa mengganggu sistem pencernaan seiring waktu berjalan,” ujar Anh, dikutip dari VN Express, Minggu (20/9/2026).
Anh membagi buah ke dalam beberapa kelompok berdasarkan karakteristiknya, yakni buah asam seperti jeruk dan lemon, buah manis seperti pisang dan anggur, buah netral seperti pepaya dan apel, serta buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka dan melon.
Berikut sejumlah kombinasi yang menurut Anh perlu diperhatikan:
1. Melon dengan buah lainnya
Melon dan semangka memiliki kandungan air yang tinggi sehingga relatif cepat melewati saluran pencernaan. Jika dikonsumsi bersama buah lain yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, kondisi tersebut disebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman pada pencernaan.
Anh menyarankan melon dikonsumsi secara terpisah, dengan jeda sekitar 30 menit sebelum atau setelah mengonsumsi makanan maupun buah lainnya.
2. Buah tinggi pati dan buah kaya protein
Pisang termasuk buah yang mengandung pati relatif tinggi. Sementara itu, beberapa buah seperti jambu, alpukat, dan kiwi memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dibandingkan buah lainnya.
Menurut Anh, menggabungkan kedua kelompok tersebut dalam satu waktu dapat membuat proses pencernaan bekerja lebih kompleks dan berpotensi menyebabkan kembung pada sebagian orang.
3. Buah asam dan buah manis
Kombinasi buah asam seperti jeruk dan stroberi dengan buah yang rasanya lebih manis seperti pisang atau anggur juga disarankan untuk diperhatikan.
Anh menyebut perpaduan tersebut dapat membuat sebagian orang mengalami ketidaknyamanan pada saluran pencernaan. Respons tubuh terhadap kombinasi makanan dapat berbeda-beda, terutama pada orang yang memiliki pencernaan sensitif.
4. Pepaya dan lemon
Pepaya dan lemon merupakan buah yang memiliki kandungan nutrisi masing-masing. Namun, Anh menyarankan agar keduanya tidak dikonsumsi bersamaan, terutama pada anak-anak.
Ia menyebut kombinasi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan tertentu pada metabolisme atau memicu reaksi pada individu yang sensitif.
5. Buah dan sayuran
Buah dan sayuran memang kerap disajikan bersama dalam salad. Namun, menurut Anh, karakteristik keduanya berbeda. Buah umumnya mengandung gula alami, sedangkan sejumlah sayuran kaya serat yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.
Salah satu contoh kombinasi yang sering ditemukan adalah selada dengan nanas. Bagi sebagian orang, perpaduan tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Selain memperhatikan kombinasi, jumlah buah yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi buah dalam porsi besar dalam waktu singkat dapat meningkatkan asupan gula dan serat sekaligus, yang pada sebagian orang dapat memicu gangguan pencernaan.
Anh menyarankan konsumsi buah diberi jeda sekitar satu hingga dua jam sebelum atau setelah makan utama.*** (Reza)


