Jakarta – Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) telah mencapai tonggak sejarah penting dengan secara resmi menjadi anggota ke-82 Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat. Capaian ini menandai babak baru bagi olahraga domino di Indonesia, mengukuhkan posisinya sebagai cabang olahraga yang diakui dan siap bersaing di kancah nasional maupun internasional. Guna mematangkan langkah strategis ke depan, jajaran pengurus PB ORADO juga telah bertemu dengan Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, dalam sebuah audiensi yang sarat makna. Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk mensinergikan visi pengembangan olahraga domino dengan kerangka hukum dan kebijakan nasional, menegaskan komitmen ORADO dalam membangun ekosistem olahraga yang profesional dan berintegritas.

sulutnetwork.com – Pencapaian PB ORADO sebagai anggota definitif KONI Pusat merupakan buah dari kerja keras dan dedikasi panjang yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Status keanggotaan ini bukan sekadar pengakuan formal, melainkan sebuah amanah besar untuk mengelola, membina, dan mengembangkan olahraga domino di seluruh pelosok negeri. Ketua Umum PB ORADO, Yooky Tjahrial, dalam keterangan persnya, menegaskan bahwa status baru ini membawa tanggung jawab besar dalam mewujudkan olahraga domino yang tidak hanya profesional dan terstruktur, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama bangsa. Audiensi dengan Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, turut memperkuat legitimasi dan dukungan pemerintah terhadap upaya PB ORADO dalam memajukan olahraga yang kaya akan strategi dan kecerdasan ini. Pertemuan tersebut menjadi simbol kuat akan penerimaan olahraga domino dalam ekosistem olahraga nasional yang lebih luas, memberikan harapan baru bagi jutaan penggemar dan pemain domino di seluruh Indonesia.

Yooky Tjahrial menjelaskan bahwa perjalanan menuju pengakuan sebagai anggota KONI Pusat bukanlah jalan yang singkat. Proses ini melibatkan serangkaian tahapan verifikasi dan validasi yang ketat, serta memerlukan dukungan dari berbagai institusi vital negara. Sebelum mendapatkan restu dari KONI Pusat, PB ORADO telah memperoleh pengesahan dan dukungan resmi dari Kementerian Hukum Republik Indonesia, yang mengukuhkan status hukum organisasi. Selanjutnya, dukungan juga datang dari Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, yang menegaskan keselarasan visi ORADO dengan kebijakan pembinaan olahraga nasional. Tak berhenti di situ, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) turut memberikan dukungannya, membuka jalan bagi potensi keterlibatan olahraga domino dalam event-event multi-cabang di masa mendatang, baik di tingkat regional maupun internasional, meskipun domino belum termasuk dalam daftar cabang olahraga Olimpiade. Seluruh dukungan ini secara kolektif memperkuat posisi ORADO sebagai induk organisasi yang sah dan kredibel di mata pemerintah dan masyarakat olahraga.

Dengan status barunya, ORADO kini secara definitif menjadi induk organisasi cabang olahraga domino nasional. Kedudukan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan, yang menggarisbawahi pentingnya keberadaan organisasi induk yang bertanggung jawab untuk setiap cabang olahraga. Undang-undang ini memberikan kepastian hukum bagi ORADO untuk menjalankan fungsi pembinaan dan pengembangan secara terstruktur, sekaligus membebankan tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan kualitas olahraga domino di Indonesia. Yooky menjelaskan, "Status ini memberikan kepastian hukum sekaligus tanggung jawab bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga domino melalui pembinaan yang sistematis, penyelenggaraan kompetisi yang berintegritas, edukasi yang berkelanjutan, dan penguatan organisasi secara berkelanjutan." Ini berarti ORADO tidak hanya bertugas menyelenggarakan pertandingan, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan jangka panjang olahraga ini.

Salah satu pilar utama dalam pengembangan olahraga adalah ketersediaan struktur organisasi yang kuat dan merata. PB ORADO telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam aspek ini dengan berhasil membentuk kepengurusan di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Lebih jauh lagi, organisasi ini juga telah merampungkan pembentukan 309 pengurus cabang di tingkat kabupaten/kota, yang tersebar di berbagai wilayah nusantara. Skala pembentukan kepengurusan yang masif ini menjadi fondasi utama dan tulang punggung dalam membangun sistem pembinaan olahraga domino yang berjenjang, profesional, dan berkelanjutan. Dengan adanya struktur hingga ke tingkat daerah, ORADO dapat menjangkau potensi atlet di seluruh pelosok, memastikan bahwa pembinaan tidak hanya terpusat di kota-kota besar, tetapi juga merata hingga ke daerah-daerah. Ini juga mempermudah identifikasi bakat-bakat baru serta penyelenggaraan kompetisi lokal yang menjadi gerbang awal bagi para atlet.

Untuk memastikan keseragaman dan integritas dalam setiap penyelenggaraan olahraga domino, PB ORADO juga telah menyusun standar nasional olahraga domino yang komprehensif, dikenal dengan nama "The Law of Domino 101." Dokumen ini mencakup berbagai aspek krusial, mulai dari aturan permainan yang baku, sistem kompetisi yang adil dan transparan, kualifikasi serta peran perangkat pertandingan, hingga standardisasi nasional yang mencakup aspek teknis dan non-teknis olahraga domino. "Olahraga yang besar harus memiliki aturan yang jelas dan standar yang sama. Karena itu ORADO menyusun The Law of Domino 101 sebagai pedoman nasional dalam penyelenggaraan olahraga domino di seluruh Indonesia," ujar Yooky Tjahrial. Standarisasi ini penting untuk menghindari perbedaan interpretasi aturan di berbagai daerah, menjamin fair play, dan memudahkan para atlet untuk beradaptasi dengan kompetisi di berbagai tingkatan. Selain itu, adanya standar yang jelas juga mempermudah proses pelatihan wasit dan pelatih, serta meningkatkan kualitas penyelenggaraan pertandingan secara keseluruhan.

Dalam upaya pengembangan strategis, PB ORADO telah menyiapkan berbagai program yang terencana dengan matang. Program-program ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai kategori pertandingan, yang mencakup kategori perorangan putra dan putri, pasangan putra dan putri, pasangan campuran, serta beregu putra dan putri. Keberagaman kategori ini tidak hanya meningkatkan daya tarik olahraga domino, tetapi juga memungkinkan atlet untuk mengasah berbagai keterampilan dan strategi yang berbeda. Selain itu, organisasi juga tengah gencar membangun sistem liga dan kompetisi berjenjang yang berkelanjutan. Sistem ini akan dimulai dari Kejuaraan Cabang (Kejurcab) di tingkat kabupaten/kota, dilanjutkan dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), dan puncaknya adalah Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Di samping itu, berbagai kompetisi antarklub juga akan diselenggarakan secara rutin, menciptakan ekosistem kompetisi yang dinamis dan kompetitif. Yooky mengungkapkan, "Pembinaan tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu kami membangun sistem kompetisi berjenjang agar atlet memiliki ruang berkembang dari tingkat daerah hingga nasional." Pendekatan berjenjang ini memastikan bahwa setiap atlet memiliki jalur yang jelas untuk mengembangkan potensi mereka, dari level amatir hingga profesional.

Tidak hanya fokus pada kompetisi, PB ORADO juga sangat aktif di bidang pendidikan dan sosialisasi. Organisasi ini terus memperluas pengenalan olahraga domino ke berbagai lapisan masyarakat, mulai dari lingkungan sekolah, perguruan tinggi, komunitas, hingga masyarakat luas. Inisiatif ini bertujuan untuk mengubah persepsi masyarakat tentang domino dari sekadar permainan menjadi sebuah cabang olahraga yang serius dan memiliki banyak manfaat. Selain itu, ORADO juga tengah menyiapkan penyusunan kurikulum olahraga domino. Kurikulum ini akan menjadi bagian integral dari penguatan pembinaan usia dini, dirancang untuk mengembangkan olahraga berbasis kecerdasan. Melalui kurikulum ini, anak-anak dan remaja dapat belajar strategi, konsentrasi, dan pengambilan keputusan sejak dini, yang merupakan keterampilan berharga tidak hanya dalam olahraga tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Program-program ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak talenta muda dan menanamkan nilai-nilai positif olahraga sejak dini.

Filosofi di balik pengembangan olahraga domino oleh ORADO sangat mendalam. Yooky Tjahrial menegaskan bahwa "Domino bukan sekadar permainan masyarakat. Di dalamnya terdapat unsur strategi, konsentrasi, sportivitas, kecerdasan berpikir, serta pembentukan karakter kompetitif yang menjadi nilai penting dalam olahraga modern." Pernyataan ini menyoroti bahwa domino adalah arena di mana kecerdasan taktis, kemampuan analisis, dan ketenangan mental diuji. Permainan ini melatih pemain untuk berpikir beberapa langkah ke depan, mengelola risiko, dan beradaptasi dengan situasi yang berubah. Aspek sportivitas juga menjadi krusial, mengajarkan pemain untuk menerima kemenangan dan kekalahan dengan lapang dada.

Lebih jauh, PB ORADO meyakini bahwa olahraga domino memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada pembangunan karakter bangsa. "Kami meyakini olahraga domino bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, persatuan, dan kontribusi sosial bagi masyarakat," pungkas Yooky. Melalui kompetisi dan interaksi antar pemain dari berbagai latar belakang, domino dapat menjadi jembatan untuk memperkuat persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai seperti kerja sama tim, saling menghargai, dan semangat juang akan tertanam kuat dalam diri para atlet. Sebagai wadah yang inklusif, ORADO bercita-cita untuk menjadi platform yang mampu menghubungkan seluruh potensi domino di Indonesia dalam satu tujuan besar: memajukan olahraga, mencetak atlet berprestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas, sekaligus memperkenalkan keunikan olahraga domino Indonesia ke panggung dunia. Dengan dukungan penuh dari KONI Pusat dan pemerintah, PB ORADO siap mengukir sejarah baru bagi olahraga domino di Indonesia.