SULUTNETWORK.COM – Atlet panjat tebing Indonesia, Raji’ah Sallsabillah dan Kadek Adi Asih, berhasil menyumbangkan medali perak pada nomor speed relay putri dalam ajang World Climbing Series Chongqing 2026 di Chongqing, China, dilansir dari TBNews, Selasa, 22 September 2026.
Dalam partai final, duo Indonesia berhadapan dengan wakil tuan rumah, Jingyue Fan dan Shaoqin Zhang. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal, namun pasangan China mampu tampil lebih cepat dan mengamankan posisi teratas.
Kadek Adi Asih mencatatkan waktu 6,70 detik, disusul Raji’ah Sallsabillah dengan torehan 8,60 detik. Keduanya membukukan total waktu 15,30 detik untuk finis di posisi kedua.
Sementara itu, Jingyue Fan dan Shaoqin Zhang mencatat waktu 12,97 detik. Catatan tersebut mengantarkan pasangan China meraih medali emas di hadapan pendukungnya sendiri.
Medali perunggu menjadi milik pasangan Italia, Giulia Randi dan Beatrice Colli. Hasil ini sekaligus menempatkan Indonesia di podium dalam persaingan nomor speed relay putri pada ajang internasional tersebut.
Raji’ah Sallsabillah menyebut konsistensi menjadi salah satu aspek yang perlu terus dipertahankan untuk menghadapi kompetisi berikutnya. Performa yang stabil dinilai penting agar tim dapat kembali bersaing di level tertinggi.
Asisten Pelatih Timnas Panjat Tebing nomor speed, Fitriyani, juga menyoroti konsistensi sebagai bagian yang masih perlu dievaluasi. Hasil evaluasi diharapkan dapat menjadi bekal bagi para atlet untuk meningkatkan performa pada pertandingan selanjutnya.
Raihan perak di Chongqing menambah catatan positif bagi panjat tebing Indonesia di kancah internasional. Raji’ah Sallsabillah dan Kadek Adi Asih pun menunjukkan bahwa atlet Indonesia mampu bersaing dalam perebutan podium di nomor speed relay putri.


