SULUTNEWORK – Masyarakat kini dapat mengakses SIM Digital Polri langsung dari ponsel melalui aplikasi Digital Korlantas Polri.
Menurut Divisi Humas Polri, SIM Digital memiliki kedudukan hukum yang sama dengan SIM fisik sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.
Kehadiran SIM Digital diharapkan memudahkan masyarakat dalam menunjukkan identitas saat pemeriksaan, sekaligus mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan SIM fisik.
Cara Membuat SIM Digital
Untuk mengaktifkan SIM Digital, masyarakat dapat mengikuti langkah berikut:
Unduh aplikasi Digital Korlantas Polri di Play Store atau App Store.
Registrasi akun menggunakan nomor HP.
Lakukan verifikasi e-KTP.
Pilih menu SIM Nasional, lalu klik Digitalisasi.
Pindai kartu SIM atau masukkan nomor SIM beserta golongan.
SIM Digital akan muncul di halaman utama aplikasi.
SIM Digital memuat identitas pemilik, nomor SIM, masa berlaku, serta QR Code dinamis yang diperbarui setiap 10 detik untuk verifikasi.
Fitur dan Keunggulan
Selain menampilkan identitas, aplikasi Digital Korlantas Polri menyediakan:
Pengingat masa berlaku SIM.
Perpanjangan SIM secara online.
Layanan administrasi lalu lintas terintegrasi.
Keunggulan SIM Digital antara lain:
Bisa diakses kapan saja melalui HP.
Data lebih aman dengan QR Code dinamis.
Tidak bisa di-screenshot atau dipindahtangankan.
Praktis dan menghemat waktu.
Layanan Tambahan
Aplikasi juga mendukung:
Perpanjangan SIM Nasional A dan C.
Pendaftaran SIM Internasional baru.
Perpanjangan SIM Internasional.
Sementara itu, layanan SIM B, SIM D, serta pembuatan SIM Nasional online masih dalam tahap pengembangan.
Jika SIM Fisik Hilang
Pemilik SIM tetap dapat mengajukan pencetakan ulang di SATPAS dengan membawa:
Surat kehilangan dari Polres atau Polsek.
KTP asli.
Fotokopi KTP.
Dengan adanya SIM Digital, masyarakat tidak perlu khawatir kehilangan dokumen fisik saat berkendara. Petugas dapat melakukan verifikasi langsung melalui aplikasi menggunakan QR Code.
Menurut akun resmi Digital Korlantas Polri, penerapan SIM Digital dilakukan bertahap. Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi layanan publik Polri menuju sistem digital yang lebih efisien dan aman.



