KOTAMOBAGU – Polres Kotamobagu bersama UPTD Samsat Sulawesi Utara menggelar operasi gabungan di SPBU Matali dan Mongkonai, Selasa (16/6/2026).
Razia ini menyasar kendaraan pengguna BBM bersubsidi jenis solar, dengan tujuan memastikan distribusi tepat sasaran sekaligus mencegah praktik penyalahgunaan.
Pemeriksaan Dokumen dan Barcode Pertamina
Operasi dipimpin Kasat Lantas Polres Kotamobagu. Petugas memeriksa dokumen kendaraan, identitas pengemudi, serta kesesuaian Barcode Pertamina dengan STNK dan TNKB.
Langkah ini dilakukan untuk menutup celah manipulasi data dan mengantisipasi penggunaan tangki modifikasi yang kerap dipakai mafia BBM.
Hasil Operasi: Dump Truck Diamankan
Dalam pemeriksaan, empat unit dump truck terjaring pelanggaran administrasi karena tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan maupun identitas pengemudi.
Kendaraan tersebut diamankan di Mako Satlantas Polres Kotamobagu untuk proses hukum lebih lanjut. Menariknya, kali ini tidak ditemukan kendaraan dengan tangki BBM modifikasi.
Dampak Sosial dan Ketertiban Lalu Lintas
Operasi gabungan ini bukan sekadar penertiban administrasi. Antrean panjang di SPBU selama ini memicu keresahan sopir angkutan umum dan logistik.
Dengan pengawasan ketat, distribusi BBM subsidi diharapkan lebih lancar, harga kebutuhan pokok stabil, dan keselamatan berlalu lintas meningkat.
Komitmen Polres Kotamobagu
Kapolres Kotamobagu, AKBP Irwanto, S.I.K., M.H., menegaskan pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berkomitmen menjaga distribusi BBM bersubsidi sesuai aturan, sekaligus menciptakan ketertiban dan keselamatan di jalan raya,” ujarnya.



