Sulutnetwork.com – Dukungan terhadap kepemimpinan Presiden RI Prabowo Subianto terus mengalir dari berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya disampaikan Supa’ati, warga nahdliyin dari Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Dia menilai kekompakan antara ulama dan umara menjadi kunci penting menghadapi tantangan bangsa saat ini.
Menurutnya, peran ulama tidak hanya penting dalam membimbing kehidupan spiritual, tetapi juga menjadi penopang moral bangsa. Doa dan nasihat para tokoh agama diyakini mampu menenangkan suasana sosial sekaligus menguatkan langkah pemerintah.
Hal itu disampaikan di sela-sela acara Mujahadah Kubro 100 Tahun Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana Malang, Minggu (8/2).
Supa’ati mengaku bersyukur melihat hubungan yang semakin erat antara pemerintah dan para tokoh agama. Menurutnya, persatuan itu memberi kekuatan moral bagi masyarakat di tengah berbagai kesulitan.
“Saya juga sangat terima kasih kepada Bapak Presiden, kepada tokoh-tokoh ulama selama ini. Antara ulama dengan umara, selalu mendukung, selalu kompak, selalu berkaitan. Dengan kesulitan bangsa saat ini, dibutuhkanlah ulama-ulama untuk mendoakan negara biar bisa menjadi aman, makmur, dan tentram,” ujarnya
Ia menilai kepemimpinan Presiden Prabowo menunjukkan perhatian nyata terhadap kehidupan beragama dan kesejahteraan rakyat. Program-program yang dijalankan pemerintah disebutnya sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan bangsa.
“Ini salah satu bentuk kepedulian Bapak Presiden. Mudah-mudahan dengan program-program beliau, Bapak Presiden selalu didukung oleh ulama, sehingga ulama dan umara selalu bersatu,” katanya.
Supa’ati berharap sinergi tersebut mampu membawa Indonesia menuju cita-cita besar menjadi negara yang kuat dan sejahtera. Ia optimistis semangat kebersamaan akan mempercepat terwujudnya Indonesia Emas.
“Ya, sebagai warga Indonesia, saya berharap Indonesia bisa lebih baik, menuju Indonesia Emas, dan menjadi negara yang kuat, negara yang makmur,” tuturnya.
