Olahraga biliar kembali menunjukkan geliat signifikan di Indonesia, menarik perhatian publik dan memicu semangat baru di kalangan atlet. Dalam upaya berkelanjutan untuk memajukan biliar di kancah nasional dan internasional, serangkaian turnamen berskala tinggi akan terus digalakkan, menandai era baru bagi olahraga ini.

sulutnetwork.com – Sebuah turnamen biliar bola sembilan bertaraf internasional, World Nineball Tour (WNT), kini hadir di Indonesia, diselenggarakan oleh kolaborasi strategis antara Carabao Billiards Indonesia dan Matchroom Multisport. Event prestisius ini akan berlangsung di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), sebuah fasilitas megah di kawasan PIK 2, Banten, dari tanggal 4 hingga 8 Februari mendatang. Turnamen ini menjadi tonggak sejarah, menandai pertama kalinya Indonesia menjadi tuan rumah bagi event WNT Gold Ranking, sebuah level kompetisi yang sangat dihormati dalam kalender biliar dunia. Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour adalah manifestasi nyata dari komitmen Carabao Billiards Indonesia untuk meletakkan fondasi yang kokoh bagi masa depan biliar di tanah air.

Turnamen ini tidak hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan sebuah festival biliar yang unik, menghadirkan tiga turnamen utama dengan total hadiah yang fantastis. Kompetisi utama, Carabao International Open (WNT Gold Ranking), menawarkan total hadiah sebesar Rp 1,7 miliar, menjadikannya salah satu turnamen dengan hadiah terbesar di kawasan. Selain itu, ada Carabao Junior Open International yang didedikasikan untuk bibit-bibit muda biliar dengan total hadiah Rp 100 juta, serta Carabao International Celebrity Billiards dengan total hadiah Rp 150 juta, dirancang untuk menarik perhatian khalayak lebih luas melalui keterlibatan figur publik. Ketiga event ini secara simultan bertujuan untuk menciptakan ekosistem biliar yang inklusif dan menarik bagi berbagai kalangan.

Lebih dari sekadar hadiah uang tunai, turnamen ini juga memberikan poin peringkat yang sangat vital dalam menentukan posisi pebiliar dalam peringkat global WNT. Poin-poin ini memiliki arti strategis bagi para atlet profesional yang bercita-cita untuk berkompetisi di panggung-panggung yang lebih tinggi, termasuk Kejuaraan Dunia WNT. Hal ini sejalan dengan misi utama Carabao Billiards Indonesia untuk memperkenalkan dan mendorong atlet-atlet nasional agar mampu bersaing di kancah dunia, memberikan mereka kesempatan berharga untuk menguji kemampuan dan mendapatkan pengakuan internasional tanpa harus bepergian jauh ke luar negeri.

Hendra Kurniawan, selaku CEO Carabao Billiards Indonesia, menyampaikan visi besarnya di balik penyelenggaraan event ini. "Impian saya itu mencetak juara dunia. Kita mengadakan turnamen internasional di sini supaya atlet-atlet nasional Indonesia bisa merasakan ambience pertandingan internasional tanpa harus ke luar negeri," ujarnya dalam rilis yang diterima detikSport. Pernyataan ini menegaskan komitmen untuk menciptakan lingkungan kompetitif kelas dunia di kandang sendiri, memungkinkan atlet lokal untuk beradaptasi dengan tekanan dan standar permainan internasional yang tinggi. Dengan demikian, diharapkan mentalitas dan kemampuan mereka akan terasah secara optimal, mempersiapkan mereka untuk tantangan global.

Hendra juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan turnamen yang memadukan berbagai segmen peserta ini merupakan cita-cita lama yang kini terwujud. "Sudah lama saya ingin membuat sebuah event biliar yang menghadirkan selebritis, atlet junior, dan atlet profesional dalam sebuah turnamen," tambahnya. Pendekatan multi-segmen ini diharapkan dapat memperluas daya tarik biliar, menarik minat dari berbagai lapisan masyarakat, mulai dari penggemar kasual, calon atlet muda, hingga penikmat olahraga profesional. Kehadiran selebriti diyakini akan menjadi magnet media yang efektif, sementara partisipasi junior akan menyoroti pentingnya pembinaan dan regenerasi atlet.

Daftar peserta turnamen ini dihiasi oleh nama-nama besar di dunia biliar, menjanjikan tontonan yang memukau dan persaingan sengit. Beberapa di antaranya adalah Thorsten Hohmann, juara dunia tiga kali yang berasal dari Amerika Serikat, serta Mickey Krause, juara European Open 2024 dari Denmark, yang dikenal dengan permainan presisi dan strategi matang. Dari Asia, ada Johann Chua, juara World Cup of Pool 2023 dari Filipina, dan Aloysius Yapp, pebiliar profesional ternama asal Singapura. Kehadiran Arseni Sevastyanov, pemain biliar profesional muda dari Finlandia, juga menambah daftar bintang internasional yang akan bersaing.

Tidak kalah penting, Indonesia akan diwakili oleh talenta-talenta terbaiknya, termasuk Albert Januarta, sang juara Kejuaraan Dunia Biliar Junior 2025. Kehadiran Albert menjadi bukti nyata potensi besar atlet biliar Indonesia di panggung global dan memberikan inspirasi bagi generasi muda. Berkompetisi di kandang sendiri melawan para juara dunia dan bintang internasional akan menjadi pengalaman tak ternilai bagi Albert dan atlet nasional lainnya untuk mengukur kemampuan mereka dan mendapatkan pelajaran berharga.

Penyelenggaraan turnamen internasional sebesar ini tidak lepas dari dukungan penuh pemerintah, khususnya melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Kemenpora melihat turnamen ini sebagai wadah yang sangat strategis untuk pembinaan sekaligus pengembangan atlet biliar Indonesia. Dukungan pemerintah ini mencerminkan pengakuan terhadap potensi olahraga biliar sebagai cabang yang dapat mengharumkan nama bangsa di kancah internasional, serta sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga.

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora), Taufik Hidayat, secara langsung menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif ini. "Kami dari pemerintah sangat mendukung. Mudah-mudahan turnamen ini bisa menjadi salah satu fasilitas bagi atlet-atlet kita, terutama yang junior bisa melihat bahwa biliar bisa mendunia. Kita bisa menjadi yang terbaik dalam event ini," kata Taufik Hidayat, menekankan pentingnya turnamen ini sebagai jembatan bagi atlet muda untuk meraih impian global mereka. Dukungan ini bukan hanya bersifat moral, tetapi juga diharapkan dapat memfasilitasi berbagai aspek penyelenggaraan, memastikan kelancaran dan kesuksesan acara.

Pemerintah berharap agar turnamen internasional semacam ini tidak hanya menjadi event tunggal, tetapi dapat digalakkan secara rutin. Konsistensi dalam menyelenggarakan kompetisi berstandar dunia sangat krusial demi meningkatkan skill dan teknik para atlet di tanah air secara berkelanjutan. Dengan adanya kesempatan bertanding melawan pemain-pemain terbaik dunia secara berkala, diharapkan atlet Indonesia akan semakin terpacu untuk meningkatkan performa mereka, sehingga mampu berbicara banyak dan meraih prestasi gemilang dalam pentas dunia.

Taufik Hidayat melanjutkan harapannya, "Saya harap event ini tidak hanya digelar sekali, tetapi bisa menjadi rutinitas setiap tahun; menjadi salah satu fasilitas untuk atlet bisa bertanding dengan pemain-pemain dunia yang datang ke Indonesia." Selain manfaat bagi pengembangan atlet, ia juga menyoroti dampak ekonomi positif dari penyelenggaraan event berskala internasional. "Yang pasti, event internasional di Indonesia bertambah satu. Event ini bisa menyumbang devisa yang besar. Mulai dari tiket pesawat, hunian hotel, hingga pengeluaran di makanan," jelasnya. Ini menunjukkan bahwa event olahraga besar memiliki multiplier effect yang signifikan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi lokal, menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan daerah.

Untuk mendukung kelancaran transaksi selama acara, YUKK Payment Gateway hadir sebagai mitra yang menyediakan layanan QRIS. Fasilitas pembayaran digital ini dirancang untuk memudahkan para peserta, penonton, dan pengunjung dalam melakukan berbagai transaksi, mulai dari berbelanja perlengkapan biliar, membeli makanan dan minuman, hingga kebutuhan lainnya di area turnamen. Kehadiran teknologi pembayaran modern ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keamanan transaksi, menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi semua pihak yang terlibat.

Ngo Agustino, Co-Founder & Chief Marketing Officer YUKK Payment Gateway, mengungkapkan kebanggaannya atas keterlibatan dalam ajang berskala internasional ini. "Kami merasa bangga bisa terlibat dalam ajang berskala internasional ini. Kami berkomitmen mendukung kelancaran acara dengan menyediakan sistem pembayaran digital yang mudah, cepat, dan aman, sehingga seluruh atlet dan penonton bisa bertransaksi dengan aman," ujarnya. Keterlibatan YUKK Payment Gateway underscores the importance of modern infrastructure and technological integration in hosting world-class sporting events, ensuring a seamless and secure experience for all attendees. Dengan sinergi antara penyelenggara, pemerintah, dan mitra teknologi, Carabao International Open 2026 x World Nineball Tour siap menjadi standar baru bagi penyelenggaraan turnamen biliar di Indonesia, membuka jalan bagi kejayaan atlet-atlet nasional di kancah global.