Sulutnetwork.com – Wacana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Aksi Demo terkait tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya menuai sorotan dari warganet.
Salah satunya disampaikan melalui unggahan akun Facebook milik Sulaiman Hasli Tangarang, yang menilai kebijakan tersebut tidak menjadi prioritas utama.
Dalam unggahannya, Sulaiman menyarankan agar Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman lebih memfokuskan perhatian pada kinerja Satgas Pangan, ketimbang membentuk Satgas khusus untuk menangani aksi demonstrasi pemekaran Provinsi Luwu Raya.
“Mending Pak Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman fokus Satgas Pangan, tidak usah mau buat Satgas penanganan demo Provinsi Luwu Raya,” tulisnya dalam unggahan berlatar merah yang beredar di media sosial.
Pernyataan tersebut mendapat beragam respons dari pengguna Facebook.
Sejumlah warganet terlihat memberikan tanda suka dan komentar, menandakan adanya perhatian publik terhadap isu pemekaran wilayah Luwu Raya serta kebijakan pemerintah provinsi dalam merespons dinamika aspirasi masyarakat.
Isu pembentukan Provinsi Luwu Raya sendiri telah lama menjadi tuntutan sebagian masyarakat di wilayah Tana Luwu. Aksi demonstrasi kerap digelar untuk mendorong pemerintah pusat dan daerah agar merealisasikan pemekaran wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait unggahan tersebut maupun rencana pembentukan Satgas Penanganan Demo Provinsi Luwu Raya.
Pemerintah daerah sebelumnya menegaskan tetap membuka ruang dialog dengan masyarakat, sembari menjaga stabilitas dan ketertiban umum.
