Sulutnetwork.com – Mengedit foto di era sekarang sudah menjadi aktivitas yang sangat mudah dan praktis. Berbagai teknologi terbaru mempermudah siapa pun untuk menghasilkan visual yang menarik tanpa harus memiliki keterampilan desain tingkat tinggi.

Dengan bantuan kecerdasan buatan seperti Gemini AI dan ChatGPT, pengguna dapat membuat foto yang terlihat profesional hanya melalui perintah teks. Teknologi ini mampu memahami instruksi dengan detail sehingga hasil editan tampak lebih realistis dan berkualitas.

Prompt untuk mengubah foto bergaya urban night di Gemini atau Chat GPT. Foto: Threads

Namun, penggunaan AI dalam mengedit foto tetap memerlukan teknik tertentu. Salah satunya adalah memberikan prompt atau perintah khusus yang tepat agar AI dapat menghasilkan gambar sesuai kebutuhan. Tanpa prompt yang benar, hasil foto biasanya tidak maksimal.

Prompt ini berfungsi sebagai panduan utama agar AI memahami gaya, suasana, atau konsep visual yang diinginkan pengguna. Semakin spesifik perintahnya, semakin besar kemungkinan AI menghasilkan editan yang akurat dan memuaskan.

Bagi pembaca yang ingin mengubah foto menjadi gaya urban night, tersedia prompt khusus yang dapat digunakan untuk mendapatkan nuansa kota di malam hari yang dramatis dan modern. Dengan menggunakan prompt yang tepat, foto akan terlihat jauh lebih hidup dan artistik.

PROMOT:
Gunakan wajahku sebagai referensi, 100% identik.

Potret full-body urban-night seorang wanita muda Asia berhijab yang berdiri bersandar santai pada dinding beton, dengan background full bokeh biru–cyan yang gelap, khas suasana malam kota. Cahaya ambient lembut dari lampu neon menciptakan nuansa moody, redup, dan cinematic. Di belakang tubuhnya muncul ghost shadow/reflection samar seperti pada contoh referensi, menyatu halus dengan gradasi cahaya biru.

Outfit:
Pashmina hitam sleek dengan klip metal kecil di sisi kiri. Jaket biru gelap streetwear (oversized deep-blue utility jacket with darkened, high-contrast detailing: black circular ring on the chest strap, bold black “929” tag on the right shoulder, large black “03” patch on the lower front, and “deep-blue Bust / 2 Kaerry” label. A deep-blue geometric “22” patch sits on her sleeve. One side of the jacket slips off her shoulder, revealing her black fitted long-sleeve top with a deep-blue “22” graphic printed on the arm). Bawahan celana jeans lebar belel (washed, distressed), dan platform sneakers hitam–putih.

Teks Overlay melewati backgroundnya karakter:
Teks besar stacked di sisi kiri yang sedikit terhalang oleh karakter:
”CHOOSE’
“YOUR”
“NEXT”
“STEP”
Font tebal, compressed, scratched, dengan efek glow biru-putih yang redup, tampak sedikit tercabik, dan menyatu dengan background.

Lighting & Mood:
Neon-night lighting yang gelap. Dominasi warna biru–cyan–hitam, dengan highlight lembut di wajah, hijab, dan tekstur jaket kuning. Atmosfer dingin, edgy, dan urban-modern. Background sangat blur dengan bokeh besar, tanpa detail berlebihan.

Kamera:
Full-body shot, low-angle ringan, lensa 35–50mm, depth of field dangkal untuk bokeh kuat dan subjek tetap tajam.

Komposisi:
Subjek berada di kanan frame, teks besar mendominasi kiri. Ghost reflection berada tepat di belakang bahu, lembut dan tidak over-sharp.

Negative prompt:
blur wajah, warna kusam, font salah bentuk, shadow keras, noise berat, elemen crowd, background detail, watermark.***