Gelandang andalan Persib Bandung, Dedi Kusnandar, memilih untuk merayakan momen Idulfitri 1447 Hijriah dengan kembali ke kampung halamannya di Jatinangor, Sumedang. Di tengah jeda kompetisi Liga 1 yang krusial, pemain yang akrab disapa Dado ini memanfaatkan kesempatan emas tersebut untuk berkumpul bersama keluarga besar, meresapi kehangatan silaturahmi yang jarang ditemui dalam rutinitas padat seorang atlet profesional, meskipun perayaan Idulfitri kali ini berlangsung lebih awal mengikuti penetapan salah satu ormas keagamaan.
sulutnetwork.com – Perayaan Idulfitri 1447 Hijriah tahun ini menghadirkan dinamika tersendiri di tengah masyarakat Indonesia, dengan sebagian umat Islam, termasuk yang mengikuti penetapan Muhammadiyah melalui metode hisab, merayakan Lebaran lebih awal pada Jumat, 20 Maret. Sementara sebagian besar lainnya menunggu Sidang Isbat pemerintah untuk menentukan 1 Syawal yang jatuh pada hari berikutnya. Namun, perbedaan waktu perayaan ini tidak mengurangi kekhidmatan dan makna esensial dari hari kemenangan, sebuah semangat yang turut dirasakan dan diwujudkan oleh Dedi Kusnandar melalui keputusannya untuk mudik ke Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, menyambut momen sakral ini.
Dedi Kusnandar, atau Dado, bukan sekadar nama asing di kanc
