sulutnetwork.com – Spekulasi mengenai masa depan penjaga gawang utama Inter Milan, Yann Sommer, semakin menguat seiring laporan yang menyebutkan bahwa klub raksasa Serie A tersebut tengah serius mempertimbangkan untuk merekrut kiper tim nasional Argentina dan Aston Villa, Emiliano Martinez. Performa Sommer yang dinilai tidak stabil belakangan ini telah memicu manajemen Nerazzurri untuk aktif mencari opsi baru di posisi vital tersebut, dengan Martinez menjadi target utama yang diharapkan dapat memberikan stabilitas dan kepemimpinan di bawah mistar gawang.
Sejak kedatangannya ke Giuseppe Meazza, Yann Sommer, kiper veteran asal Swiss, awalnya berhasil menancapkan pengaruhnya dan menjadi bagian integral dari skuad yang meraih Scudetto di musim perdananya. Pengalamannya yang luas di panggung Eropa, termasuk bersama Bayern Munich dan Borussia Monchengladbach, diharapkan mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Andre Onana. Pada musim debutnya, Sommer memang tampil solid, seringkali melakukan penyelamatan krusial dan memberikan rasa aman bagi lini belakang Inter, yang kemudian berujung pada perayaan gelar juara Liga Italia ke-20 mereka. Kontribusinya dianggap signifikan dalam membangun pertahanan kokoh yang menjadi ciri khas tim asuhan Simone Inzaghi.
Namun, memasuki musim ketiganya bersama Nerazzurri, performa Sommer dilaporkan mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan. Beberapa kali kesalahan elementer yang dilakukannya telah merugikan tim dan memunculkan keraguan di kalangan staf pelatih serta penggemar. Situasi ini semakin mencolok dalam beberapa pertandingan terakhir, di mana gawang Inter tampak lebih mudah dibobol dibandingkan sebelumnya. Salah satu insiden yang paling disorot terjadi dalam laga persahabatan melawan Pisa, di mana Inter memang berhasil meraih kemenangan telak 6-2. Namun, sorotan negatif tertuju pada dua gol pertama yang bersarang ke gawang Inter, salah satunya diakibatkan oleh blunder Sommer yang meninggalkan sarangnya terlalu jauh, membuka peluang bagi lawan untuk mencetak gol dengan mudah. Meskipun hasil akhir positif, insiden tersebut menjadi indikasi jelas adanya celah yang perlu segera diatasi.
Kerapnya Sommer melakukan blunder tidak hanya sekadar insiden sesaat, melainkan mulai menjadi pola yang mengkhawatirkan. Dalam sejumlah pertandingan penting, ketidakpastian dalam pengambilan keputusan atau penempatan posisi yang kurang tepat dari Sommer telah menempatkan Inter dalam situasi sulit. Para pengamat sepak bola Italia mencatat bahwa ketenangannya di bawah tekanan, yang dulunya merupakan salah satu keunggulannya, kini tampak goyah. Hal ini tentu menjadi perhatian serius bagi Simone Inzaghi, yang sangat mengandalkan lini belakang yang solid sebagai fondasi strategi timnya. Mengingat ambisi Inter untuk tidak hanya mempertahankan dominasi di Serie A tetapi juga bersaing ketat di Liga Champions, keberadaan seorang penjaga gawang yang konsisten dan dapat diandalkan adalah mutlak.
Merespons situasi ini, manajemen Inter Milan dilaporkan telah bergerak cepat untuk mencari calon pengganti Sommer yang potensial untuk musim depan. Nama Emiliano Martinez dari Aston Villa dan tim nasional Argentina menjadi incaran utama yang paling santer diberitakan. Menurut laporan dari Sky Italia, perwakilan Inter Milan bahkan telah melakukan kontak langsung dengan kakak sekaligus agen Martinez pada Selasa (20/1) lalu. Pertemuan tersebut mengindikasikan bahwa minat Inter terhadap kiper berjuluk "Dibu" ini bukan sekadar rumor, melainkan sebuah pendekatan serius yang telah memasuki tahap awal negosiasi. Diskusi awal ini kemungkinan besar membahas mengenai proyek Inter, peran yang ditawarkan, serta gambaran umum mengenai potensi kesepakatan.
Emiliano Martinez sendiri saat ini masih terikat kontrak jangka panjang dengan Aston Villa hingga tahun 2029. Kontrak yang panjang ini menunjukkan betapa pentingnya Martinez bagi klub Liga Primer Inggris tersebut. Sejak bergabung dengan Villa pada tahun 2020 setelah menghabiskan sebagian besar kariernya di Arsenal dengan status pinjaman, Martinez telah menjelma menjadi salah satu penjaga gawang terbaik di Liga Primer dan dunia. Puncak kariernya datang saat ia menjadi pahlawan bagi Argentina di Piala Dunia 2022, di mana ia menunjukkan performa gemilang, terutama dalam adu penalti, yang mengantarkan negaranya meraih trofi paling bergengsi di dunia sepak bola. Kemenangan tersebut, ditambah dengan penghargaan Sarung Tangan Emas sebagai kiper terbaik turnamen, secara signifikan meningkatkan profil dan nilai pasarnya.
Meskipun memiliki kontrak yang panjang dan menjadi bagian penting dari proyek Aston Villa, Martinez dilaporkan tidak menutup kemungkinan untuk mencari tantangan baru di Serie A. Sepanjang karier profesionalnya, kiper berusia 33 tahun ini memang sebagian besar dihabiskan di Inggris, sehingga gagasan untuk menjajal atmosfer kompetisi yang berbeda di Italia bisa jadi sangat menarik baginya. Serie A dikenal dengan tuntutan taktis yang tinggi dan intensitas yang berbeda, yang bisa menjadi pengalaman berharga bagi kiper sekaliber Martinez. Terlebih lagi, Inter Milan memiliki daya tarik khusus bagi pemain Argentina. Sejarah panjang klub yang identik dengan bintang-bintang Argentina seperti Javier Zanetti, Diego Milito, Esteban Cambiasso, Walter Samuel, hingga Lautaro Martinez saat ini, menjadikan Nerazzurri sebagai destinasi yang sangat menarik dan terasa "seperti rumah" bagi para pemain dari Tango.
Namun, salah satu kendala utama dalam upaya Inter memboyong Martinez adalah masalah gaji. Inter Milan, yang masih harus berhati-hati dalam mengelola keuangan klub di bawah aturan Financial Fair Play, dikabarkan hanya sanggup menawarkan gaji sebesar 4 juta euro per musim ditambah bonus. Angka ini jauh di bawah apa yang saat ini diterima Martinez di Aston Villa. Di klubnya saat ini, Martinez dilaporkan menerima gaji sekitar 7,8 juta poundsterling per tahun, atau setara dengan sekitar 150.000 hingga 200.000 poundsterling per minggu. Disparitas gaji yang cukup signifikan ini menjadi tantangan besar bagi Inter untuk meyakinkan Martinez agar bersedia pindah. Negosiasi mengenai gaji akan menjadi poin krusial yang memerlukan strategi cermat dari pihak Inter, mungkin dengan menawarkan kontrak jangka panjang, bonus performa yang menarik, atau kesempatan untuk bersaing di level tertinggi Liga Champions secara reguler.
Meskipun ada kendala finansial, minat Inter terhadap Martinez bukanlah hal baru. Kiper bertubuh jangkung ini sempat dispekulasikan akan meninggalkan Aston Villa pada bursa transfer musim panas sebelumnya, namun pada akhirnya ia memilih untuk bertahan. Keputusannya saat itu mungkin didorong oleh keinginan untuk terus membangun tim di bawah pelatih Unai Emery dan melanjutkan proyek jangka panjang di Villa Park. Namun, situasi bisa berubah dengan cepat dalam dunia sepak bola. Bagi Inter, mendatangkan kiper sekaliber Martinez akan menjadi pernyataan ambisi yang kuat. Dengan kemampuannya dalam melakukan penyelamatan spektakuler, kepemimpinan di lapangan, serta keahlian dalam menghadapi situasi satu lawan satu dan adu penalti, Martinez dianggap sebagai profil ideal untuk mengawal gawang Inter dan memberikan fondasi yang kokoh bagi tim.
Aston Villa, di sisi lain, mungkin akan menuntut biaya transfer yang tidak sedikit mengingat kontrak Martinez yang masih panjang dan statusnya sebagai juara dunia. Valuasi pasar Martinez saat ini diperkirakan mencapai angka yang cukup tinggi, yang mungkin akan menyulitkan Inter yang dikenal cenderung berhemat dalam bursa transfer. Namun, dalam skenario di mana Martinez sendiri menunjukkan keinginan kuat untuk pindah, Villa mungkin akan terbuka untuk bernegosiasi, terutama jika mereka bisa mendapatkan keuntungan finansial yang signifikan untuk kemudian diinvestasikan kembali pada pemain baru. Potensi penjualan pemain lain oleh Inter atau skema transfer pinjaman dengan opsi pembelian permanen di masa depan bisa menjadi opsi yang dipertimbangkan untuk mengakomodasi biaya transfer dan gaji.
Selain Emiliano Martinez, Inter Milan juga dikabarkan terus memantau beberapa nama kiper lainnya sebagai alternatif. Namun, Martinez tampak menjadi prioritas utama karena kombinasi kualitas, pengalaman di level tertinggi, dan karisma yang ia miliki. Kehadiran kiper dengan profil seperti Martinez tidak hanya akan meningkatkan kualitas teknis tim, tetapi juga membawa mentalitas juara dan kepemimpinan yang dapat memotivasi seluruh skuad. Proses negosiasi antara Inter, Aston Villa, dan perwakilan Martinez diperkirakan akan menjadi saga menarik yang akan terus berkembang dalam beberapa bulan ke depan. Keputusan akhir akan sangat bergantung pada kesepakatan finansial dan ambisi pribadi Martinez untuk melanjutkan kariernya.
Masa depan Yann Sommer di Inter Milan kini menjadi tanda tanya besar. Jika Emiliano Martinez berhasil didatangkan, posisi Sommer sebagai kiper utama hampir pasti akan tergeser. Inter mungkin akan mencari jalan keluar bagi Sommer, entah itu melalui penjualan atau pemutusan kontrak, untuk membuka ruang bagi kiper baru. Keputusan ini akan menjadi bagian dari strategi jangka panjang Inter untuk memastikan mereka memiliki skuad yang kompetitif di semua lini, terutama di posisi kiper yang fundamental. Musim panas mendatang tampaknya akan menjadi periode krusial bagi Inter Milan dalam menentukan arah masa depan lini pertahanan mereka, dengan fokus utama pada siapa yang akan berdiri di bawah mistar gawang Nerazzurri.




