Sulutnetwork.com – Komika, Pandji Pragiwaksono dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Angkatan Muda Nahdlatul Ulama (NU) dan Aliansi Muda Muhammadiyah terkait materi dalam pertunjukan komedinya bertajuk ‘Mens Rea’.
Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis, 8 Januari 2026, dengan dugaan pencemaran nama baik.
Pelapor juga menyerahkan barang bukti berupa materi yang disampaikan Pandji melalui salah satu platform saat acara Mens Rea berlangsung.
Terkini, Pandji muncul ke publik melalui unggahan Instagram pribadinya @pandji.pragiwaksono, pada Jumat, 9 Januari 2026.
Di tengah pelaporan dirinya ke polisi, Pandji memastikan dirinya baik-baik saja.
“Hai apa kabar Indonesia, saya hanya ingin bilang terima kasih untuk dukungannya, untuk doanya, banyak banget yang mendoakan,” ungkap Pandji.
“Doa yang baik-baik untuk saya, dan saya baik-baik saja,” imbuhnya.
YouTuber kenamaan itu juga mengungkapkan dirinya masih berada di New York, Amerika Serikat (AS).
“Saya sekarang lagi di New York, habis mengisi siaran,” tutur Pandji.
Pandji Pragiwaksono: Semoga Masih Bisa Beri Komedi
Pandji kemudian memberi pesan untuk warga Indonesia agar senantiasa diberikan kesehatan dan mengungkapkan besarnya cintanya untuk masyarakat Tanah Air.
“Dan sekarang lagi mau pulang ke rumah, semoga kamu selalu sehat, baik-baik saja, dan saya mencintai kalian semua,” ucapnya.
Di sisi lain, Pandji turut melemparkan harapannya agar ke depan masih tetap bisa menyuguhkan kesenian komedi untuk warga Indonesia.
“Dan terima kasih sudah mencintai kesenian stand up comedy semoga saya masih bisa banyak memberi komedi untuk kalian,” tandasnya.
Sebelumnya, Pandji dalam pertunjukan komedi bertajuk Mens Rea yang ditayangkan di salah satu platform streaming digital, sempat membahas terkait politik dan kondisi demokrasi di Indonesia.
Menyikapi hal itu, pihak aliansi muda NU dan Muhammadiyah menyampaikan, terdapat materi komedi yang disampaikan Pandji yang dinilai menghina, menyebabkan kegaduhan, serta berpotensi memecah belah masyarakat.
‘Mens Rea’ Dinilai Picu Kegaduhan
Secara terpisah, Kepala Angkatan Muda NU sekaligus pelapor, Rizki Abdul Rahmad Wahid menjelaskan hal tersebut usai memberikan laporan resmi ke Polda Metro Jaya.
“Angkatan Muda NU kami melaporkan bahwa ada kasus yang menurut kami beliau merendahkan, memfitnah,” tutur Rizki kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Kamis, 8 Januari 2026.
“Dan cenderung menimbulkan kegaduhan di ruang media serta memecah belah bangsa,” tambahnya.
Pelapor juga menyebut materi tersebut menimbulkan keresahan, khususnya di kalangan anak muda Nahdliyin dan Aliansi Muda Muhammadiyah.
“Menimbulkan keresahan, khususnya kami sebagai anak muda Nahdliyin, pun juga teman saya sebagai Aliansi Muda Muhammadiyah,” tandasnya.***
